27. ‘Adaalah / العَدَالَة (Adil)

Identitas Pilar Bakat Nabawiyah TB-40

  • Nomor Urut Pilar: 27 dari 40
  • Rumpun Bakat Utama: Bekerja Sama
  • Karakter Sub-Kelompok: Suka menggunakan hubungan yang ada
  • Lafadz Syar’i Arab: العَدَالَة

1. Definisi & Hakikat Fitrah

‘Adaalah / العَدَالَة (adil)
bersikap tengah-tengah, tepat dalam menempatkan sesuatu pada tempatnya tanpa berlebihan dan tidak kurang


2. Relevansi Peradaban & Karir Nyata

  • Peran & Profesi Ideal:
    Hakim, Petugas pembinaan keluarga, Konselor masalah keluarga, Mediator, Petugas kontrol terhadap kesesuaian atas standar seperti kepatuhan kepada aturan, Quantity Surveyor, Petugas Commisioning atau peran yang bisa memiliki kekuatan untuk menyamakan aturan main dan peran lainnya yang terkait dengan sifat adil
  • Jurusan Studi Pendukung:
    Hukum Islam, Syariah, Konseling keluarga, Hukum Publik, Hukum Perdata, Hukum Internasioanal, Ilmu Hukum, Hukum Pidana, atau jurusan lainnya yang terkait dengan keadilan

3. Diagnosis Penyimpangan: Tafrith vs Ifrath

Dimensi PenyimpanganNama Karakter TercelaGejala & Perilaku TampakSolusi Penguatan & Penyeimbang
Tafrith (Meremehkan / Kurang)Zhulm (الظُّلْم)(zhalim)berbuat tidak adil atau berat sebelah dalam bersikap dan bertindak sehingga merugikan orang atau pihak lainSifat tercela zhulm (الظُّلْم)(zhalim) yang ditimbulkan akibat meremehkan bakat ‘adaalah, dapat diperbaiki dengan menguatkan bakat ‘adaalah itu sendiri dan bakat lainnya, yaitu antara lain bakat itsaar, rahmah, shabr, hilm, anaah, dan amaanah
Wasathiyah (Fitrah Seimbang)‘Adaalah (العَدَالَة)bersikap tengah-tengah, tepat dalam menempatkan sesuatu pada tempatnya tanpa berlebihan dan tidak kurangSenantiasa dilandasi niat lillahi ta’ala dan dipandu adab syariat.
Ifrath (Melampaui Batas)**Jahl (الجَهْل) (kebodohan) **ketiadaan pengetahuan sehingga menganggap yang dilakukan adalah adil, tetapi sebenarnya yang dilakukannya bukanlah keadilansifat tercela jahl (الجَهْل) (kebodohan) yang ditimbulkan akibat berlebihan dalam bakat ‘adaalah, dapat diperbaiki dengan menguatkan bakat syajaa’ah, munaafasah, dan ghairah.

4. Tautan Kluster Rumpun Terkait